23 Mei 2016

TUTORIAL KONFIGURASI HOTSPOT MEMAKAI ROUTER OS MELALUI WINBOX

KONFIGURASI HOTSPOT MEMAKAI ROUTER OS MELALUI WINBOX

       Nah, sekarang kita akan mencoba membuat dan seting mikrotik sebagai Hotspot. Namun sebelumnya anda perlu tau apa saja kelebihan Hotspot dengan menggunakan Mikrotik. Dengan menggunakan Mikrotik sebagai Hotspot, anda dapat mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. Anda juga dapat melakukan manajemen terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang dapat di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

  1. Jika sudah terkoneksi dengan mikrotik/router os, buka winbox nya terlebih dahulu lalu klik tanda “...” tersebut. Lalu klik bagian mac address nya saja.
    
      2. Kalo sudah ketemu mac address, Terus klik connect.
       

   
     3. Pada winbox klik interfaces, kemudian ubah nama ethernet masing masing agar memudahkan untuk konfigurasinya.
       


  
      4. Buka IP, pilih address,  klik “ + “ .
        


      5. Isikan IP misalnya 192.168.1.66/24  pada ether1, dan 192.168.10.1/24.
        


     6. Buka IP, klik DHCP, pilih DHCP Setup.
       


     7. Pilih ETHER-2.
      




      8. Sesudah itu next saja karena sudah terisi otomatis karena mode DHCP




      9. Pada konfigurasi DNS isi terserah anda tapi disini saya menggunakan DNS Google.
      

     10. Klik next saja pada bagian ini.




     11. Buka IP, pilih DNS, pada servers isi 8.8.8.8 dan centang “allow remote request”,Klik OK




     12. Klik IP, pilih Firewall, pada tab NAT klik tanda “+”/add.



     13.  Pada tab general, SrcAddress isi dengan IPNetwork pada ether2 anda  (192.168.10.0/24), pada out interface pilih ether 1.




    14. Kemudian pada tab action, pilih masquerade.




    15. Klik IP, Pilih hotspot, pada tab servers pilih hotspot setup.






   16. Pada hotspot interfaces pilih ether2.




   17. Pada tahap selanjutnya tidak ada yang dirubah cukup klik next saja.



   18. Pada DNS Server isi 8.8.8.8 , DNS Name biarkan kosong.


   19. Isi username dan password terserah anda, jika klik next maka konfigurasi hotspot selesai





   20. Masih dibagian hotspot, pada tab user profile klik tanda “+”.


   21. Dibagian ini kita bisa membuat kelompok user khusus dan bandwidth nya bisa di limit sesuai kemauan admin. Isi bagian name terserah dan isi shared user sesuai dengan kebutuhan anda.


   22. Masih di hotspot, pada tab USER klik tanda “+”.


   23. Untuk name dan password isi sesuai permintaan user cafe ingin membuat akun hotspot misalnya dan dimasukkan ke grup “pelanggan” yang sudah dibuat tadi.



   24. Test login ke hotspot tersebut, Browser link tulis IP Ether2, dan login sesuai dengan akun yang dibuat.


  25. Jika login berhasil, maka akan seperti gambar dibawah ini.
















 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar